![]() |
| Kondisi Gedung Usai Di Hajar gempa hebat berkekuatan 6,4 skala richter (SR) di Taiwan |
JAKARTA - Lima orang dinyatakan
tewas akibat gempa hebat berkekuatan 6,4 skala richter (SR) di Taiwan
yang merobohkan empat gedung besar. Namun, nasib para warga negara
Indonesia (WNI) di Taiwan belum jelas.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia belum bisa mengkonfirmasi apakah ada WNI yang jadi korban dalam musibah di Taiwan. Kemlu menyatakan ada sekitar 17 ribu WNI tinggal di Taiwan.
“Sabtu dini hari (6/2/2016) telah terjadi gempa bumi berkekuatan 6,4 SR di Tainan, 300 km Selatan Taipei, Taiwan,” demikian keterangan tertulis Kemlu yang diterima Sindonews.
(Baca: Gempa Hebat di Taiwan Ambrukkan Gedung 16 Lantai, 150 Orang Terjebak)
Kekuatan gempa besar itu terasa hingga di Taipei. Setidaknya empat gedung besar, termasuk bagunan apartemen ambruk. Kota Tainan sendiri diperkirakan berpenduduk 2 juta orang.
“Kami telah berkomunikasi dengan KDEI (kantor dagang dan ekonomi Indonesia) Taipei. Diperoleh informasi bahwa jumlah WNI yang terdata di wilayah tersebut sebanyak 17 ribu. Sekitar 16.800 di antaranya adalah TKI dan sisanya pelajar serta WNI lainnya,” lanjut keterangan Kemlu.
“KDEI sudah mencoba melakukan kontak dengan simpul-simpul WNI di Tainan namun hingga saat ini belum bisa dihubungi. Kemlu sudah meminta bantuan pihak KDEI untuk komunikasi dengan otoritas setempat dan jika perlu mengirimkan tim ke lokasi guna melihat kondisi terakhir dan kemungkinan kondisi WNI,” imbuh keterangan tertulis Kemlu.
Kantor berita Reuters melaporkan, data sementara lima orang dinyatakan tewas dan ratusan orang yang terjebak di gedung-gedung roboh sedang dievakuasi. Puluhan korban luka telah dibawa ke rumah sakit.
http://international.sindonews.com
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia belum bisa mengkonfirmasi apakah ada WNI yang jadi korban dalam musibah di Taiwan. Kemlu menyatakan ada sekitar 17 ribu WNI tinggal di Taiwan.
“Sabtu dini hari (6/2/2016) telah terjadi gempa bumi berkekuatan 6,4 SR di Tainan, 300 km Selatan Taipei, Taiwan,” demikian keterangan tertulis Kemlu yang diterima Sindonews.
(Baca: Gempa Hebat di Taiwan Ambrukkan Gedung 16 Lantai, 150 Orang Terjebak)
Kekuatan gempa besar itu terasa hingga di Taipei. Setidaknya empat gedung besar, termasuk bagunan apartemen ambruk. Kota Tainan sendiri diperkirakan berpenduduk 2 juta orang.
“Kami telah berkomunikasi dengan KDEI (kantor dagang dan ekonomi Indonesia) Taipei. Diperoleh informasi bahwa jumlah WNI yang terdata di wilayah tersebut sebanyak 17 ribu. Sekitar 16.800 di antaranya adalah TKI dan sisanya pelajar serta WNI lainnya,” lanjut keterangan Kemlu.
“KDEI sudah mencoba melakukan kontak dengan simpul-simpul WNI di Tainan namun hingga saat ini belum bisa dihubungi. Kemlu sudah meminta bantuan pihak KDEI untuk komunikasi dengan otoritas setempat dan jika perlu mengirimkan tim ke lokasi guna melihat kondisi terakhir dan kemungkinan kondisi WNI,” imbuh keterangan tertulis Kemlu.
Kantor berita Reuters melaporkan, data sementara lima orang dinyatakan tewas dan ratusan orang yang terjebak di gedung-gedung roboh sedang dievakuasi. Puluhan korban luka telah dibawa ke rumah sakit.
http://international.sindonews.com
