Deskripsi berita - berita terpopuler yang selalu menemani hari - hari anda

Kamis, 23 Juli 2015

BBM Pertalite dan 101 SPBU yang sudah menyediakan Pertalite

Komite Penghapusan Bensin Bertimbal (KPBB) menganggap bahwasanya pertalite Ron 90 itu sama saja kualitasnya dengan premium 88
info dari pak Ahmad Safrudin, Ketua Peneliti KPBB kepada otomotifnet adalah
  1. “Itu hanya akal-akalan, untuk mengganti nama saja,”
  2. berdasarkan temuan komter tersebut ( KPBB) , pertalite sebenarnya di tambah blending component bernama High Octane Mogas Component (HOMC).
  3. HOMC + bensin kualitas rendah alias Premium 8 + HOMC menjadi pertalite 90
  4. Penambahan senyawa HOMC itu wajar
  5. HOMC berupa metallic octane booster
  6. kata beliau sih premium + 40 % HOMC jadinya pertalite
temuan lagi adalah soal hasil oktan premium 88 berbeda di dberbagai daerah misal
  1. Premium di jambi, kupang dll oktan 88
  2. Manado RON 88,2
  3. pulau jakarta Ron 88,5
ya tergantung kilangnya dimana, asal bbm rebusan mana? sudah pernah di test dulu

Hasil Uji Laboraturium
No SPBU
Kawasan
Nilai Oktan
3414201
Kelapa Gading, JakTim
88,7
3110303
Cikini, JakPus
88,6
3411510
Kedoya, JakBar
88,4
3412213
Ciputat, JakSel
88,3
3413209
Pramuka, JakTim
88,2
ADVERTISEMENT
menurut  KPBB , pertalite itu tidak berarti pertamina mengolah BBM jenis baru alias cuma premium dikasih octane booster ala pertamina, jangan salah pengertian ujar pak puput panggilan akrab pak ahmad
last, jangan-jangan memang benar ya pertalite itu sekedar premium di tambah aditif seperti penelitian pertamina dulu kala 

Bisnis Tempo Menerangkan
Sejumlah Agen Pemegang Merek (APM) otomotif menyarankan para konsumen dan pemilik kendaraan yang menggunakan mesin berkompresi tinggi, atau di atas 10:1, tidak beralih ke bahan bakar minyak jenis baru Pertalite. Pasalnya penurunan oktan ini bakal mengganggu kinerja mesin.

General Manager Marketing & Product Planning Nissan Motors Budi Nur Mukmin, kepada Tempo, Rabu, 22 Juli 2015 mengatakan seluruh lini produk Nissan yang ada saat ini hanya cocok memakai BBM jenis Pertamax. Nilai oktan BBM jenis ini yang sebesar 92, dianggap ideal untuk mesin-mesin terbaru. "Performa mesin jadi optimal."

Tapi, Budi menambahkan, kalaupun pemilik kendaraan tetap memilih menggunakan BBM yang nilai oktannya lebih rendah, maka akan terjadi penurunan kinerja mesin. Pertalite yang diluncurkan Pertamina pekan ini memang memiliki RON 90, lebih rendah dari Pertamax yang 92, namun tetap lebih tinggi dari Premium yang 88.

"Yang paling terasa ketika pengguna Pertamax berganti ke BBM yang lebih rendah oktannya adalah mesin jadi tak bertenaga," kata Budi. Penurunan tenaga ini akibat pembakaran yang kurang sempurna."


 Silahkan cek Harga Pertalite dan alamat SPBU yang sudah Menyediakan Pertalita

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : BBM Pertalite dan 101 SPBU yang sudah menyediakan Pertalite